Analisis Beban Kerja dengan Pendekatan Full Time Equivalent Sebagai Dasar Penentuan Jumlah Pekerja pada PT. XYZ
DOI:
https://doi.org/10.33005/wj.v18i1.143Keywords:
Analisis Beban Kerja, Full Time Equivalent, Penentuan jumlah pekerja, Sumber Daya ManusiaAbstract
PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur. Dalam keberjalanan produksi, terdapat ketidakseimbangan beban kerja pada divisi PC sehingga menghambat kelancaran proses produksi. Ketidakseimbangan beban kerja ini juga dapat berdampak negatif terhadap efisiensi, produktivitas, dan kesejahteraan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja karyawan pada Departemen Perencanaan dan Pengendalian Produksi (PC) PT XYZ menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE), serta menentukan jumlah tenaga kerja optimal di setiap area kerja. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner terhadap karyawan di enam area kerja dan kemudian dilakukan analisis dengan menghitung jam kerja efektif berdasarkan standar ILO, kemudian mengonversi beban kerja menjadi indeks FTE. Hasil analisis menunjukkan bahwa 49% karyawan mengalami beban kerja overload, 22% dalam kategori normal, dan 29% underload. Berdasarkan perhitungan, dibutuhkan penambahan 10 tenaga kerja, untuk beberapa area kerja. Penelitian ini merekomendasikan penyesuaian jumlah tenaga kerja, peninjauan ulang job description, serta penambahan armada transportasi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan distribusi beban kerja yang lebih merata.
