Implementasi Lean Manufacturing Guna Pengurangan Waste Pada Proses Pengemasan Semen di PT STAR
DOI:
https://doi.org/10.33005/wj.v18i1.158Keywords:
Lean Manufacturing, Pengemasan Semen, Value Stream Mapping, WasteAbstract
Industri semen memegang peran vital dalam menopang pembangunan infrastruktur nasional, di mana volume permintaan yang besar menuntut efisiensi tinggi di seluruh rantai produksi. Salah satu lini produksi yang menuntuk efisiensi adalah pada tahapan pengemasan di PT STAR. Tahap pengemasan semen pada PT STAR merupakan bagian penting yang seringkali menyumbang berbagai bentuk pemborosan atau waste yang signifikan. Bentuk waste yang umum terjadi antara lain produk cacat (defect), kelebihan produksi yang tidak sesuai permintaan (overproduction), dan waktu tunggu (waiting) akibat ketidakseimbangan antara mesin pengemas dan aliran logistik internal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat waste pada proses pengemasan semen di PT. Sinar Tambang Artha Lestari (STAR). Penelitian ini juga menganalisis akar penyebab, dan merancang strategi perbaikan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan lean manufacturing dengan tools value stream mapping (VSM), process activity mapping (PAM), dan fishbone diagram. Hasil menunjukkan bahwa implementasi lean manufacturing berhasil menurunkan tingkat waste dari 7.82% menjadi 4.66%. Melalui penerapan strategi tersebut, proses produksi diharapkan menjadi lebih cepat, stabil, dan seragam. Hal ini bertujuan untuk mengurangi non-value added time serta memperkuat integrasi antar elemen proses produksi untuk mencapai perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).
