Strategi Pengadaan Kopi Robusta dengan Pendekatan Fishbone Diagram: Studi Kasus Kafe Semesta Purwokerto
DOI:
https://doi.org/10.33005/wj.v18i1.161Keywords:
Bahan baku, Kafe, Kopi, Pengadaan, PembelianAbstract
Pada perkembangan ekonomi Indonesia, industri pengolahan kopi memberikan nilai ekonomi dalam penciptaan lapangan kerja dan pendapatan. Pendirian berbagai kafe modern meningkatkan konsumsi kopi nasional, seperti yang terlihat di Kafe Semesta. Di kafe tersebut terdapat jumlah biji kopi Robusta yang tergolong tinggi, namun strategi pengadaan masih tergolong lemah. Masalah timbul dari aktivitas pemesanan, pembelian, dan penerimaan. Setiap aktivitas memiliki keterbatasan seperti kualitas, kuantitas, dan harga. Menentukan strategi yang tepat untuk pengadaan kopi Robusta di Semesta Coffee Shop dengan memberikan solusi untuk masalah pengadaan bahan baku yang ada. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan analisis fishbone melalui wawancara, survei, dan pengurangan data. Hasil menunjukkan bahwa kafe tersebut perlu meningkatkan atributnya; manusia, metode, bahan, dan lingkungan. Peningkatan ini harus dicapai untuk memenuhi kepuasan pelanggan. Rekomendasi perbaikan untuk kafe Semesta meliputi pembuatan perjanjian tertulis dengan pemasok agar jumlah pesanan dapat dipenuhi sepenuhnya tanpa kenaikan harga biji kopi Robusta dan mencari pemasok cadangan dengan spesifikasi yang memenuhi standar.
