Analisis Hubungan Kelelahan Kerja dan Tingkat Kesadaran Situasional Terhadap Human Error Pada Pekerja Cutting di Konveksi CV. XYZ
DOI:
https://doi.org/10.33005/wj.v19i1.201Keywords:
Kelelahan Kerja, Kesadaran Situasional, Kesalahan Manusia, Industri Garmen, Korelasi Peringkat SpearmanAbstract
Industri konveksi merupakan subsektor manufaktur yang sangat bergantung pada kinerja tenaga kerja manusia, sehingga rentan terhadap risiko human error. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat kelelahan pekerja dan sejauh mana kesadaran terhadap situasi sekitar terhadap terjadinya human error pada pekerja bagian cutting di CV. XYZ. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif korelasional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling terhadap 20 responden. Data dikumpulkan melalui tiga instrumen kuesioner, yaitu Fatigue Assessment Scale (FAS) untuk kelelahan kerja, Situational Awareness Rating Technique (SART) untuk kesadaran situasional, dan Human Error Questionnaire untuk mengukur risiko human error. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman's rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelelahan kerja memiliki hubungan positif sedang dengan human error (r = 0,415), sementara kesadaran situasional memiliki hubungan negatif lemah dengan human error (r = -0,231) dan kelelahan kerja (r = -0,017). Secara keseluruhan, kelelahan kerja memiliki keterkaitan yang lebih besar terhadap human error dibandingkan kesadaran situasional. Penelitian ini merekomendasikan penerapan Fatigue Monitoring System serta perbaikan aspek ergonomi dan keselamatan kerja guna meminimalkan risiko kesalahan kerja pada lingkungan konveksi.
