Analisis Root Cause Analysis dan Lean Six Sigma untuk Mendukung Zero Waste pada Lini Produksi PT XYZ
DOI:
https://doi.org/10.33005/wj.v19i1.206Keywords:
Analisis Akar Masalah, Glass Run, Lean Six Sigma, Limbah, Pemetaan Aliran Nilai, Zero WasteAbstract
Penelitian ini membahas analisis dengan integrasi menggunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA) dan Lean Six Sigma (LSS) untuk meminimalkan waste menuju kondisi zero waste pada lini produksi Glass Run (karet jendela mobil) di PT XYZ. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan, menelusuri akar penyebab ketidakefisienan proses dari stasiun kerja extrusion hingga quality inspection, serta merancang usulan perbaikan sistematis berbasis metodologi DMAIC. Pemetaan kondisi awal menggunakan Current State Value Stream Mapping (VSM) menunjukkan ketimpangan signifikan antara processing time sebesar 33,45 detik dan Production Lead Time yang mencapai 32.314 detik, dengan Process Cycle Efficiency (PCE) sangat rendah sebesar 0,1%. Analisis RCA dan Diagram Fishbone mengidentifikasi penumpukan Work in Process (WIP) massif seperti 210.000 unit pasca extrusion yang disebabkan oleh penerapan Push System berbasis jadwal mingguan ERP serta tingginya waktu changeover mesin (1 jam). Integrasi rancangan Future State VSM melalui penerapan Pull System (Kanban), metode Single-Minute Exchange of Die (SMED), dan pembentukan Continuous Flow terbukti berpotensi memangkas lead time secara drastis hingga 433 detik serta meningkatkan efisiensi proses (PCE) menjadi 7,7%.
