Analisis Pelaksanaan Knowledge Management System Berdasarkan Model SECI Pada Instarent
DOI:
https://doi.org/10.33005/wj.v19i1.223Keywords:
Knowledge Management System, MSMEs, SECI ModelAbstract
Lanskap yang berkembang di era modern telah membawa transformasi signifikan di berbagai aspek masyarakat, termasuk meningkatnya kebutuhan akan solusi transportasi yang efisien dan berkelanjutan. Menanggapi permintaan yang terus meningkat ini, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di sektor persewaan kendaraan memainkan peran penting dalam menyediakan layanan mobilitas yang mudah diakses dan fleksibel. Dampak KMS terhadap lanskap transportasi kontemporer sangat besar, khususnya dalam konteks UMKM persewaan kendaraan. Dengan memanfaatkan KMS, perusahaan-perusahaan ini dapat mengoptimalkan proses operasional mereka, meningkatkan penyampaian layanan pelanggan, dan beradaptasi dengan tuntutan perubahan zaman. Model SECI, yang dikembangkan oleh Nonaka dan Takeuchi, menawarkan kerangka kerja yang berharga untuk memahami penciptaan dan transfer pengetahuan dalam UMKM. Model ini sangat relevan dalam konteks UMKM penyewaan kendaraan, karena model ini memfasilitasi perolehan, pembagian, dan pemanfaatan pengetahuan yang penting untuk keberhasilan operasional secara efektif. Metode penelitian kualitatif, termasuk wawancara dan observasi, sangat penting untuk mengeksplorasi seluk-beluk penciptaan dan transfer pengetahuan di dalam UMKM, terutama dalam konteks model SECI. Metode-metode ini memberikan dasar yang kuat untuk memahami dinamika manajemen pengetahuan dan implikasinya terhadap kinerja dan inovasi organisasi.
